Begitulah pembahasan mengenai Matematika Ajaib dan "Contoh Soal Matematika Kelas 2 SD Semester 2 2019" Terima kasih atas kunjungannya

Konten ini dikelompokkan ke dalam kategori

Konten ini bersumber dari  https://rumahakal.com dan https://rumus.co.id/contoh-soal-matematika-kelas-2-sd-semester-2/

Related Posts:

Tulisan Terbaru MATERI DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD Konsep Dasar Matematika Sd Pdf

https://rumahakal.com

MATERI DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD

Sebelum menerangkan lebih mendalam perihal "MATERI DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD", penulis perkenalkan terlebih dahulu mengenai Rahasia Matematika Ajaib.

Click gambar di bagian bawah agar mendapat penjelasan lebih mendalam

 

matematika ajaib

Yuk, sekarang kita kupas mengenai  "MATERI DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD"

MATERI DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD

I.     Kajian Kurikulum Matematika SD

Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia. Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dilandasi oleh perkembangan matematika di bidang teori bilangan, aljabar, analisis, teori peluang dan matematika diskrit.  Untuk menguasai dan mencipta teknologi di masa depan diperlukan penguasaan matematika yang kuat sejak dini.

Mata pelajaran Matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta kemampuan bekerjasama. Kompetensi tersebut diperlukan agar peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, tidak pasti, dan kompetitif.

Standar kompetensi dan kompetensi dasar matematika dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan menggunakan matematika dalam pemecahan masalah dan mengkomunikasikan ide atau gagasan dengan menggunakan simbol, tabel, diagram, dan media lain.

Pendekatan pemecahan masalah merupakan fokus dalam pembelajaran matematika yang mencakup masalah tertutup dengan solusi tunggal, masalah terbuka dengan solusi tidak tunggal, dan masalah dengan berbagai cara penyelesaian. Untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah perlu dikembangkan keterampilan memahami masalah, membuat model matematika, menyelesaikan masalah, dan menafsirkan solusinya.

Dalam setiap kesempatan, pembelajaran matematika hendaknya dimulai dengan pengenalan masalah yang sesuai dengan situasi (contextual problem). Dengan mengajukan masalah kontekstual, peserta didik secara bertahap dibimbing untuk menguasai konsep matematika. Untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran, sekolah diharapkan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer, alat peraga, atau media lainnya.

Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.

1.      Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah

2.      Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan  matematika

3.      Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh

4.      Mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah

5.      Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.

II.                Pengembangan Materi Matematika SD

Materi Matematika di SD dibagi menjadi 3 bagian yang terdiri dari

1.      Konsep Dasar

2.      Konsep terkembang

3.      Konsep yang dibina keterampilannya.

Pengembangan konsep ini dilandasi teori psikologi belajar :

1. Bruner (1915 –  )

1. Enactive (Kongkrit/Obyek sesungguhnya)

2. Econic   (Semi Kongkrit/Obyek Ses.→Gambar)

3. Symbolic (Abstrak/Lambang) Huruf-huruf saja/angka-angka saja

          Jika pembelajaran dilakukan seperti itu, Bruner menjamin bahwa seorang anak akan mampu mengembangkan pengetahuannya jauh melampaui apa yang pernah ia terima dari gurunya.

2. Piaget (1896 – 1980)

Perkembangan Kognitif (intelektual anak)

.  Usia 0 – 2 tahun: Sensory Motor

      Apa yang tertarik, diraih → masukkan mulut

Usia 2 – 6 tahun: Pre Operasional

      Peka terhadap bahasa/istilah

Usia 6 – 11 tahun: Kongkrit Operasional

      Dapat menangkap konsep-konsep matematika asal diperagakan secara kongkrit

Usia 11 tahun ke atas: Berpikir Formal

      Berpikir berdasarkan aturan-aturan yg berlaku. 

3.Chinese Proverb

(Falsafah Cina)

I hear and I forget

         Saya mendengar dan saya lupa

I see and I remember

         Saya melihat dan saya ingat

I do and I understand

                              Saya mempraktekkan dan saya mengerti.

4.      Berpikir Matematis

       Logis

      Cocok di pikiran belum tentu di perasaan

Rasional

      Cocok di pikiran dan perasaan

Kritis

      Kecepatan menanggapi permasalahan yang dianggap ganjil/aneh

Cermat

      Teliti

Jujur

      Bersikap Obyektif: benar akui benar, salah akui salah.

Efektif

      Tujuan tercapai secara efisien.

                  Efisien Waktu

                  Efisien Tenaga

                  Efisien Biaya

A.     Konsep Bilangan

 Konsep bilangan yang terdapat pada kurikulum matematika SD dapat diringkas sebagai berikut :

Membilang banyak benda

Mengurutkan banyak benda

Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan

Menggunakan sifat-sifat operasi hitung

Membandingkan bilangan

Melakukan penaksiran dan pembulatan

Melakukan operasi hitung

Pecahan

Menentukan (KPK) dan (FPB)

bilangan bulat

lambang bilangan Romawi

perpangkatan dan akar

Memecahkan masalah perhitungan

Pemerkayaan pengenalan bilangan

Himpunan bilangan Cacah = 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9 …

Himpunan bilangan Asli    = 1,2,3,4,5,6,7,8,9 …

Himpunan bilangan Genap = 2,4,6,8,10,12 …

Himpunan bilangan Ganjil = 1,3,5,7,9,11,13 …

Bilangan asli (A) merupakan bagian dari bilangan cacah (C). Maka A Ì C dan A ∩ C. Bilangan cacah terdapat dalam bilangan bulat (B). Maka C Ì B dan C ∩ B. Semua bilangan A C B merupakan bilangan rasional (Q). Yang termasuk bilangan rasional dapat dinyatakan

a

= c, b 0. yang termasuk bilangan rasional misalnya pecahan. Ö 4.

                   b

Maka semua bilangan bulat merupakan bagian bilngan rasional B Ì Q. Diantara bilangan rasional terdapat bilangan irasional seperti Ö 2, Ö 3, -Ö3, Ö1/2, Õ merupakan contoh bilangan irasional. Tetapi Ö1, Ö4, Ö1/9, Ö100 bukan termasuk bilangan irasional (H). Dengan demikian bilangan rasional dan bilangan irasional merupakan dua himpunan yang saling lepas Q ∩ H = Æ. Gabungan semua bilangan Q dan semua bilangan H merupakan himpunan bilangan real (R). Bilangan yang bukan merupakan bilangan real disebut bilangan imaginer (i). Misalnya Ö-1, Ö-4.

Dengan dikenalkannya bilangan imaginer maka dikenal bilangan kompleks (c) yaitu bilangan yang berbentuk a+bi. a dan b bilangan real dan i = Ö-1. Maka 5+4Ö-1 adalah bilangan kompleks dimana 5 adalah real dan 4Ö-1 imajiner. Bilangan kompleks akan menjadi real apabila imajinernya dikalikan 0 misalnya 5+0Ö-1 adalah real.

Dari uraian di atas semua jenis bilangan dapat digambarkan dalam daigram Venn

Oval: c

Konsep bilangan di kelas 1 SD

Konsep bilangan di kelas 1 SD bersifat kongkrit. Siswa membilang banyaknya benda yang dekat di sekitar siswa misalnya membilang banyaknya mata, banyaknya jari tangan, banyaknya kaki, banyaknya meja di kelas, banyaknya jendela di kelas

Cara menulis angka (lambang bilangan)

 Menentukan urutan bilangan.

Bilangan genap : 2,4,6,8,10,12 …

Urutan yang ke 10 barisan bilangan genap adalah ….

Urutan ke 1 = 2---------------------- 2 x 1 = 2

                                    + 2

Urutan ke 2 = 4---------------------- 2 x 2 = 4

+ 2

Urutan ke 3 = 6---------------------- 2 x 3 = 6

+ 2

Urutan ke 4 = 8---------------------- 2 x 4 = 8

+ 2

Urutan ke 5 = 10---------------------- 2 x 5 = 10

+ 2

Urutan ke 6 = 12---------------------- 2 x 6 = 12

+ 2

Urutan ke 7 = 14---------------------- 2 x 7 = 14

+ 2

Urutan ke 8 = 16---------------------- 2 x 8 = 16

+ 2

Urutan ke 9 = 18---------------------- 2 x 9 = 18

+ 2

Urutan ke 10 = 20---------------------- 2 x 10 = 20

Jadi urutan bilangan genap yang ke 15 = 2 x 15 = 30

Urutan bilangan genap yang ke 100 = 2 x 100 = 200

Urutan bilangan genap yang ke n = 2 x n = 2n

Bilangan Ganjil = 1,3,5,7,9,11,13 …

Urutan yang ke 10 barisan bilangan ganjil adalah ….

Urutan ke 1 = 1---------------------- 2 x 1-1 = 1

                                    + 2

Urutan ke 2 = 3---------------------- 2 x 2-1 = 3

+ 2

Urutan ke 3 = 5---------------------- 2 x 3 -1 = 5

+ 2

Urutan ke 4 = 7---------------------- 2 x 4 -1 = 7

+ 2

Urutan ke 5 = 9---------------------- 2 x 5 -1 = 9

+ 2

Urutan ke 6 = 11---------------------- 2 x 6 -1 = 11

+ 2

Urutan ke 7 = 13---------------------- 2 x 7 -1 = 13

+ 2

Urutan ke 8 = 15---------------------- 2 x 8 -1 = 15

+ 2

Urutan ke 9 = 17---------------------- 2 x 9 -1 = 17

+ 2

Urutan ke 10 = 19---------------------- 2 x 10 -1 = 9

Jadi urutan bilangan genap yang ke 15 = 2 x 15 -1 = 29

Urutan bilangan genap yang ke 100 = 2 x 100 -1 = 199

Urutan bilangan genap yang ke n = 2 x n -1 = 2n-1

Menentukan jumlah barisan bilangan.

Bilangan ganjil pertama = 1 jumlahnya 1 --------------------- 1 x 1 = 1

Dua bilangan ganjil pertama = 1, 3  jumlahnya = 4-----------2 x 2 = 4

Tiga bilangan ganjil pertama = 1, 3, 5  jumlahnya = 9 ------ 3 x 3 = 9

Empat bilangan ganjil pertama = 1, 3, 5, 7  jumlahnya 16 -------- 4 x 4 = 16

Lima bilangan ganjil pertama = 1, 3, 5, 7, 9   jumlahnya 25 ------ 5 x 5 = 25

Jadi jumlah 10 bilangan ganjil pertama = 10 x 10 = 100.

Jumlah n bilangan ganjil pertama = n x n = n2

Berapakah Jumlah dari 1 + 3 + 5 ….+ 99

Jawab :

Bilangan 99 urutan yang ke berapa dari barisan bilangan ganjil?

2n-1 = 99

2n = 99 + 1

jadi jumlah barisan 1 + 3 + 5 ….+ 99 = 50 x 50 = 2500.

Dengan cara yang sama

bilangan genap yang pertama = 2 jumlahnya 2 -------------- 1 x 1 + 1 = 1 x 2 = 2

Dua  bilangan genap yang pertama = 2, 4 jumlahnya 6 -------- 2 x 2 + 2 = 2 x 3 = 6

Tiga bilangan genap yang pertama = 2, 4, 6 jumlahnya 12 ------ 3 x 3 + 3 = 3 x 4 = 12

Jadi jumlah 10 bilangan genap yang pertama = 10 x 10 + 10 = 110

Jumlah n bilangan genap yang pertama = n x n + n = n2 + n

Berapakah Jumlah dari 2 + 4 + 6 ….+ 40

Jawab :

Bilangan 40 urutan yang ke berapa dari barisan bilangan genap?

2n = 40

Jadi jumlah barisan 2 + 4 + 6 ….+ 40 = 20 x 20 + 20 = 420.

Metode Lipat Dua

Untuk mengalikan 43 oleh 92, konstruksikan kolom-kolom bilangan seperti berikut ini mulai dengan 1 dan 92, dan kalikan masing-masing bilangan itu oleh dua.

  • 1                      92
  • 2                      184
  • 4                      368
  • 8                      736
  • 16                    1472
  • 32                    2944

Kita berhenti di 32 karena dua kali 32 adalah 64 yang merupakan bilangan lebih besar dari 43. Kita mulai dengan bilangan terakhir dalam kolom pertama dan menambahkan bilangan yang tepat sedemikian hingga hasilnya 43. Jadi, kita memilih (32,8,2,1). Sekarang kita tambahkan bilangan-bilangan dalam kolom kedua yang berkorespondensi dengannya.

    92

  184

  736

2944 +

3956

Dengan demikian 43 x 92 = 3956. Alasan metode ini berlaku di ilustrasikan di bawah ini :

43 x 92      = (32 + 8 + 2 + 1) x  92

                  = (32 x 92) + (8 x 92) + (2 x 92) + (1 x 92)

                  = 2944 + 736 + 184 + 92

                  = 3956

Metode Petani Rusia

Sekali lagi misalkan kita ingin mengalikan 43 dan 92. Buatlah kolom-kolom berikut , mulai dengan 43 dan 92. Pada masing-masing baris secara berurutan , bagi dua bilangan-bilangan dalam kolom pertama, menolak sisa satu apabila memang ada. Pada kolom kedua kalikan dua tiap bilangan secara berurutan. Proses berlanjut hingga 1 tampak dalam kolom pertama.

*    43              92

*    21              184

10              368

*    5                736

2                1472

*    1                2944

Pilihlah bilangan-bilangan dalam kolom kedua yang berkorespondensi pada “bilangan-bilangan ganjil” dalam kolom pertama (yang bertanda bintang). Tambahkan bilangan-bilangan yang berkorespondensi padanya dalam kolom kedua dan hasilnya adalah hasil kali 43 dan 92 yaitu 92+184+736+2944 = 3956.

Perkalian Kisi-kisi

Sekali lagi pikirkan perkalian 43 . 92. Untuk menampilkan metode ini, sebuah susunan 2-2 dikonstruksi dan garis-garis miring digambar seperti dalam ilustrasi berikut :

                 4                        3

                                                            9

                                                              

                                                            2

                     4                        3

                                                               9

 

                                                               2

                     4                        3

        3                                                     9

 

        9

                                                               2

                      5                        6

Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan operasi-operasi hitung seperti operasi tambah, kurang, kali, dan bagi. Operasi-operasi itu cukup membantu dalam mengamati keelokan angka sembilan berikut ini.

Cobalah cari hasil dari 53 x 99

Bagaimanakah cara anda menyelesaikannya?

Salah satu cara untuk menghitung 53 x 99 adalah dengan perkalian bersusun. Tetapi ada cara lain untuk menghitung hasil kali kedua bilangan tersebut, yaitu sebagai berikut :

Karena          99           = 100 – 1

maka             53 x 99   = 53 (100 – 1)

                                    = 53 (100) – 53 (1)

                                    = 5300 – 53

                                    = 5247

Untuk mengalikan 999 x 27 dapat diselesaikan seperti berikut.

Karena 999         = 1000 – 1

Maka 999 x 27   = (1000 – 1) x 27

                           = 27.000 – 27

                           = 26.973

Selanjutnya, bagaimanakah dengan hasil dari 42 x 999? Cobalah kerjakan dengan teknik seperti tadi.

Apabila keterangan, contoh, dan tugas telah anda kerjakan selanjutnya kita akan periksa dengan cepat sisa pembagian bilangan bulat oleh bilangan sembilan. Untuk itu perhatikanlah contoh-contoh berikut ini , kemudian coba tarik kesimpulan dari contoh-contoh berikut.

Contoh 1

Jika 12 dibagi oleh 9, maka hasilnya adalah 1 dan sisanya adalah 3.

Jika angka pada 12, yaitu 1dan 2 dijumlahkan maka hasilnya 1 + 2 = 3. Coba anda bandingkan sisa pembagian bilangan 12 oleh 9 dengan jumlah angka-angka dari 12!

Contoh 2

Jika 78 dibagi oleh 9, maka hasilnya 8 dan sisanya adalah 6.

Jika angka-angka pada 78, yaitu 7 dan 8 dijumlahkan maka hasilnya 7 + 8 = 15, dan jika angka-angka pada 15 tadi, yaitu 1 dan 5 dijumlahkan, maka hasilnya adalah 1 + 5 = 6. Coba anda bandingkan sisa pembagian bilangan 78 oleh 9, yaitu 6.

1 x 9 + 2 = 11

12 x 9 + 3 = 111

123 x 9 + 4 = 1111

1234 x 9 + 5 = 11111

12345 x 9 + 6 = 111111

123456 x 9 + 7 = 1111111

1234567 x 9 + 8 = 11111111

12345678 x 9 + 9 = 111111111

9 x 9 + 7 = 88

98 x 9 + 6 = 888

987 x 9 + 5 = 8888

9876 x 9 + 4 = 88888

98765 x 9 + 3 = 888888

987654 x 9 + 2 = 8888888

9876543 x 9 + 1 = 88888888

98765432 x 9 + 0 = 888888888

PENGEMBNGAN MATERI

Kelas V Semester I

STANDAR KOMPETENSI : Menggunakan pengukuran waktu, sudut, jarak dan kecepatan 

                                                dalam pemecahan masalah.

Kompetensi Dasar        :  1. Menuliskan tanda waktu dengan menggunakan notasi 24 jam

2.      Melakukan operasi hitung satuan waktu

3.      Melakukan pengukuran sudut

4.       Menganal satuan jarak dan kecepatan

5.      Menyelsaikan masalah yang berkaitan dengan waktu, jarak dan kecepatan.

Pengembangan materi:

1. Menuliskan tanda waktu dengan menggunakan notasi 24 jam

satu hari = 24 jam. Muka jam ada 12 maka pukul 13: 00 = pukul 1:00

Pukul 00 = pukul 24 malam

Pukul 12 = siang

ukul 18 = pukul 6 petang

Media Pembelajaran Model Muka jam.

Nyatakanlah pukul berapa pada gambar muka jam berikut:

Aku bangun tidur pukul ...................

Aku pulang sekolah pada pukul .........................

Ayah pulang dari kantor pukul ...........

                                                                        Aku tidur pada pukul ................

Media Pembelajaran Tabel

Pendekatan CTL

Soal cerita :

Panitia perkemahan merancang kegiatan Persami sebagai berikut:

Mendirikan tenda diperlukan waktu 30 menit.

Upacara pembukaan 40 menit

Latihan PBB 80 menit

Istirahat, mandi, makan dan solat selama 2 jam.

Lomba morse 45 menit

Jurit malam 90 menit

Api unggun dan hiburan 90 menit.

Jika acara dimulai pada pukul 14:00, susunlah acara perkemahan tersebut seperti pada tabel berikut. Kerjakan bersama kelompokmu.

Jadwal Kegiatan Perkemahan

  1.    Melakukan operasi hitung satuan waktu

Indikator :

-         mengenal satuan waktu

-         mengubah satuan waktu

-         melakukan operasi hitung satuan waktu

-         Pemecahan Masalah dalam operasi hitung satuan waktu

Mengenal satuan waktu

Satuan waktu ada dua jenis yaitu satuan baku dan satuan tidak baku

Satuan tidak baku (sudah dipelajari di kelas sebelumnya) : lama, sebentar, kemarin, sekarang, besok, lusa, yang lalu, yang akan datang, pagi, siang, sore, malam.

Satuan baku : Abad, dasawarsa, windu,. tahun, semester, catur wulan, triwulan, bulan, minggu, hari, jam, menit, detik.

Mengubah satuan waktu

Media daftar

1 abad = 100 tahun

1 dasawarsa = 10 tahun

1 windu = 8 tahun

1 tahun = 12 bulan

1 tahun = 52 minggu

1 tahun = 365 hari

1 bulan = 4 minggu

1 bulan = 30 hari

1 hari = 24 jam

1 jam = 60 menit

1 menit = 60 detik

Soal Latihan 1

  1. Indonesia di jajah oleh Belanda selama 350 tahun atau .... abad
  2. Ayah sekarang berumur 32 tahun atau .... windu
  3. Dulu kakak belajar di SD selama 18 catur wulan, sekarang saya harus belajar selama ......semester
  4. Ibu bekerja selama 7 jam atau .... menit
  5. Kakak membaca buku selama 45 menit atau .... jam.

Melakukan operasi hitung satuan waktu

Operasi hitung meliputi penjumlahan (+), Pengurangan (-), Perkalian (x), Pembagian (:)

Soal Latihan 2

  1. Ronaldo main bola pada babak pertama selama 32 menit 47 detik dan pada babak kedua selama 28 menit 18 detik. Jadi Ronaldo meain bola selama ... jam .... menit .... detik
  2. Pada waktu ulangan Matematika terdapat 40 soal. Jika untuk menjawab setiap soal diberi waktu 3 menit. Arini telah selesai 13 menit 27 detik sebelum waktu ulangan berakhir. Jadi Arini mengerjakan ulangan selama ... jam .... menit .... detik
  3. Untuk membaca sebuah novel, Rudi memerlukan 2 menit 13 detik setiap halaman. Novel itu ada 125 halaman. Waktu  yang diperlukan Rudi  untuk membaca novel itu selama ... jam .... menit .... detik.
  4. Untuk mengelilingi lapangan yang berbentuk persegi, Junaedi memerlukan waktu 3 menit 20 detik. Waktu yang diperlukan lari pada satu sisi ........
  5. Ayah berangkat ke Jakarta pada pukul 07: 50. lama perjalanan 85 menit. Ayah tiba di Jakarta pada pukul ..........
  6. Ayah menunggu Paman di terminal selama 37 menit. Pada pukul 23: 19 akhirnya Paman datang. Ayah tiba diterminal pada pukul ...........
  7. Berapakah

               2 Jam + 19 menit + 36 detik

               3 Jam + 27 menit + 47 detik  +

               ...Jam +..... menit + .....detik

  1. Berapakah

7 Jam + 13 menit +  3  detik

2 Jam + 29 menit + 39 detik -

...Jam + .....menit + .....detik

  1. Berapakah   3 Jam + 17 menit + 43 detik x 7
  2. Berapakah  13 Jam + 1 menit + 8 detik : 4

Pemecahan Masalah dalam operasi hitung satuan waktu

Soal Latihan 3:

Soal CTL, Media Kalender

Kalender bulan oktober tahun 2009 sebagai berikut :

M

S

S

R

K

J

S

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

1.      Nenek meninggal pada tanggal 15 oktober 2009. Jika ayah akan mengadakan tahlilan kematian nenek yang ke seribu jatuh pada hari...

2.      Presiden SBY dilantik pada tanggal 1 Oktober 2009. seratus hari program kerja SBY berakhir pada hari ....

3.      Kakak menikah 250 hari yang lalu yaitu pada hari ....

Soal lain (RME)

4.      Umur kakak dan umur adik berjumlah 24. Jika selisih umur mereka sama dengan umur adik. Berapa umur Adik dan umur kakak.?

5.      Umur ibu berbanding umur ayah 6 : 7. lima tahun lagi jumlah umur mereka 75 berapa umur ibu dan umur ayah sekarang ?

6.      Agus sanggup membaca novel sebanyak 15 halaman setiap jam. Asep sanggup membaca 20 halaman setiap jam. Agus mulai membaca pada pukul 10:00 sedangkan Asep mulai membaca pada pukul 11:00. pada pukul berapa mereka membaca novel pada halaman yang sama ?

7.      Ali sanggup mengecat dinding rumah Pak Harun selama 5 hari, sedangkan Bedu sanggup selama 4 hari. Berapa hari yang diperlukan jika mereka mengecat bersama ?

8.      Seorang anak menghabiskan sebuah permen selama 2 menit. Berapa waktu yang diperlukan untuk mengunyah 200 permen oleh 100 anak ?

9.      Kakek sanggup berjalan dari rumah ke stasiun selama 7 menit. Nenek selama 10 menit. Karena hari hujan mereka berjalan bersama dengan satu payung. Berapa waktu yang diperlukan agar mereka sampai di stasiun?

10. Alice kursus menari setiap 3 hari sekali. Yunita setiap 4 hari sekali sedangkan Cintya setiap 5 hari sekali. Pada tanggal 27 Desember 2009 mereka kursus bersama. Pada tanggal berapa Mereka akan bertemu kembali?

11. Sebuah rumah dapat diselesaikan oleh 15 orang pekerja selama 40 hari. Berapa pekerja yang diperlukan agar rumah itu selesai dalam waktu 30 hari ?

12. Jarak kota Bandung- Serang 320 Km. Sebuah mobil Avanza berangkat dari Serang pada  pukul 09:00 dengan kecepatan 80 km/jam. 20 menit kemudian berangkat mobil AVP dengan kecepatan 90 km/jam. Pukul berapa kedua mobil akan bertemu ?

Jawaban :

B.     Konsep Geometri dan Pengukuran

C.     Konsep Pengolahan Data

III.             Pengambangan Media Matematika SD

IV.              Strategi Pembelajaran Matematika SD

Begitulah pembahasan mengenai Rahasia Matematika Ajaib dan "MATERI DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD" Terima kasih atas kunjungannya

Artikel ini dikelompokkan ke dalam kategori

Artikel ini bersumber dari  https://rumahakal.com dan https://adnandoang.blogspot.com/2011/02/materi-dan-pembelajaran-matematika-sd.html

Related Posts:

Tulisan Terbaru Rumus Matematika SD - Kumpulan Rumus-Rumus Matematika Kelas 6 SD Konsep Dasar Matematika Sd Ppt

https://rumahakal.com

Rumus Matematika SD - Kumpulan Rumus-Rumus Matematika Kelas 6 SD

Sebelum menjelaskan lebih rinci mengenai "Rumus Matematika SD - Kumpulan Rumus-Rumus Matematika Kelas 6 SD", saya perkenalkan lebih dahulu tentang Rahasia Berhitung Mudah.

Tekan image di bawah untuk mendapat penjelasan rinci

 

matematika ajaib

Yuk, sudah saatnya kita bahas tentang  "Rumus Matematika SD - Kumpulan Rumus-Rumus Matematika Kelas 6 SD"

Begitulah pembahasan mengenai Rahasia Berhitung Mudah dan "Rumus Matematika SD - Kumpulan Rumus-Rumus Matematika Kelas 6 SD" Terima kasih atas kunjungannya

Artikel ini dikelompokkan ke dalam kategori

Artikel ini bersumber dari  https://rumahakal.com dan https://rumus.co.id/rumus-matematika-sd/

Related Posts:

Info Terupdate 1 RPS Konsep Dasar Sains SD (Blended Learning)_Ratnaww_190816.pdf - RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS | Course Hero Pembagian Matematika Dasar Sd

https://rumahakal.com

1 RPS Konsep Dasar Sains SD (Blended Learning)_Ratnaww_190816.pdf - RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS | Course Hero

Sebelum menjelaskan lebih rinci perihal "1 RPS Konsep Dasar Sains SD (Blended Learning)_Ratnaww_190816.pdf - RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS | Course Hero", saya perkenalkan lebih dahulu tentang Matematika Ajaib.

Click image di bawah untuk mendapat penjelasan rinci

 

matematika ajaib

Ayo, sudah saatnya kita diskusikan tentang  "1 RPS Konsep Dasar Sains SD (Blended Learning)_Ratnaww_190816.pdf - RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS | Course Hero"

RPS Konsep Dasar Sains SD Ratna Wahyu Wulandari, M.Pd RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS DJUANDA BOGOR Mata Kuliah/Kode: : Konsep Dasar Sains SD/GSD140 Bobot: 2 (2-0) SKS Jumlah Pertemuan: 16 Pertemuan Dosen : Ratna Wahyu Wulandari, S.Pd, M.Pd. Bidang Keahlian : Konsep Dasar Matematika Konsep Dasar Sains SD Pendidikan : S1: Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Malang (UM) S2: Pendidikan Sains, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) VISI, MISI, DESKRIPSI, DAN TUJUAN MATA KULIAH Visi Mata Kuliah : Menjadi mata kuliah yang unggul dan profesional dalam kajian keterkaitan sains dan pendidikan untuk mencerdaskan bangsa yang menyatu dengan tauhid. Misi Mata Kuliah : 1. Mendidik calon guru sekolah dasar yang memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional berlandaskan pengetahuan dan pemahaman tentang keterkaitan sains dan pendidikan yang menyatu dalam tauhid. 2. Mendidik calon guru sekolah dasar yang mengetahui dan memahami konsep-konsep sains dalam kaitannya dengan pendidikan. 3. Mendidik calon guru sekolah dasar yang memahami peranan guru dalam konteks sains terapan yang menyatu dalam tauhid. 4. Mendidik calon guru sekolah dasar yang memahami dinamika kehidupan yang faktual, aktual, dan kontekstual dalam kaitannya dengan pendidikan sains. Deskripsi Mata Kuliah : Mata kuliah konsep dasar sains SD merupakan salah satu mata kuliah wajib di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Mata kuliah ini memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada mahasiswa mengenai konsep sains pada tingkat sekolah dasar, dan mampu menerapkan konsep-konsep sains dalam pembelajaran SD. Dampak dari mata kuliah ini diharapkan mahasiswa mampu menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan konsep dasar sains dalam kehidupan bermasyarakat. Tujuan Mata Kuliah : 1. Memahami dan menyelesaikan persoalan yang berhubungan dengan materi fisika, biologi dan kimia yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari. 2. Mampu menerapkan konsep dasar sains dalam pembelajaran sains di SD. METODE, MEDIA, DAN EVALUASI PEMBELAJARAN

Begitulah pembahasan mengenai Matematika Ajaib dan "1 RPS Konsep Dasar Sains SD (Blended Learning)_Ratnaww_190816.pdf - RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS | Course Hero" Terima kasih atas kunjungannya

Postingan ini dikelompokkan ke dalam kategori

Postingan ini bersumber dari  https://rumahakal.com dan https://id.wikihow.com/Menyelesaikan-Soal-Pecahan-dalam-Matematika

Related Posts:

Tulisan Terkini 1 RPS Konsep Dasar Sains SD (Blended Learning)_Ratnaww_190816.pdf - RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS | Course Hero Rps Konsep Dasar Matematika Sd

https://rumahakal.com

1 RPS Konsep Dasar Sains SD (Blended Learning)_Ratnaww_190816.pdf - RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS | Course Hero

Sebelum menguraikan lebih detail masalah "1 RPS Konsep Dasar Sains SD (Blended Learning)_Ratnaww_190816.pdf - RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS | Course Hero", saya perkenalkan lebih dahulu perihal Rahasia Matematika Ajaib.

Click gambar di bagian bawah untuk mengetahuinya

 

matematika ajaib

Yuk, saatnya kita jelaskan tentang  "1 RPS Konsep Dasar Sains SD (Blended Learning)_Ratnaww_190816.pdf - RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS | Course Hero"

RPS Konsep Dasar Sains SD Ratna Wahyu Wulandari, M.Pd RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS DJUANDA BOGOR Mata Kuliah/Kode: : Konsep Dasar Sains SD/GSD140 Bobot: 2 (2-0) SKS Jumlah Pertemuan: 16 Pertemuan Dosen : Ratna Wahyu Wulandari, S.Pd, M.Pd. Bidang Keahlian : Konsep Dasar Matematika Konsep Dasar Sains SD Pendidikan : S1: Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Malang (UM) S2: Pendidikan Sains, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) VISI, MISI, DESKRIPSI, DAN TUJUAN MATA KULIAH Visi Mata Kuliah : Menjadi mata kuliah yang unggul dan profesional dalam kajian keterkaitan sains dan pendidikan untuk mencerdaskan bangsa yang menyatu dengan tauhid. Misi Mata Kuliah : 1. Mendidik calon guru sekolah dasar yang memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional berlandaskan pengetahuan dan pemahaman tentang keterkaitan sains dan pendidikan yang menyatu dalam tauhid. 2. Mendidik calon guru sekolah dasar yang mengetahui dan memahami konsep-konsep sains dalam kaitannya dengan pendidikan. 3. Mendidik calon guru sekolah dasar yang memahami peranan guru dalam konteks sains terapan yang menyatu dalam tauhid. 4. Mendidik calon guru sekolah dasar yang memahami dinamika kehidupan yang faktual, aktual, dan kontekstual dalam kaitannya dengan pendidikan sains. Deskripsi Mata Kuliah : Mata kuliah konsep dasar sains SD merupakan salah satu mata kuliah wajib di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Mata kuliah ini memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada mahasiswa mengenai konsep sains pada tingkat sekolah dasar, dan mampu menerapkan konsep-konsep sains dalam pembelajaran SD. Dampak dari mata kuliah ini diharapkan mahasiswa mampu menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan konsep dasar sains dalam kehidupan bermasyarakat. Tujuan Mata Kuliah : 1. Memahami dan menyelesaikan persoalan yang berhubungan dengan materi fisika, biologi dan kimia yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari. 2. Mampu menerapkan konsep dasar sains dalam pembelajaran sains di SD. METODE, MEDIA, DAN EVALUASI PEMBELAJARAN

Begitulah pembahasan mengenai Rahasia Matematika Ajaib dan "1 RPS Konsep Dasar Sains SD (Blended Learning)_Ratnaww_190816.pdf - RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS | Course Hero" Terima kasih atas kunjungannya

Konten ini dikelompokkan ke dalam kategori

Konten ini bersumber dari  https://rumahakal.com dan https://www.coursehero.com/file/25266468/1-RPS-Konsep-Dasar-Sains-SD-Blended-Learning-Ratnaww-190816pdf/

Related Posts: